Jenis Topi Yang Hadir Di Pabrik Topi

admin   April 8, 2018   Comments Off on Jenis Topi Yang Hadir Di Pabrik Topi

1-800x800

Topi adalah salah satu dari aksesoris yang bisa Anda gunakan agar penampilan Anda semakin keren. Topi yang berfungsi sebagai penutup kepala memang sudah hadir dan digunakan oleh manusia sejak zaman dulu. Bahkan pabrik topi pun sudah beroperasi sangat lama sekali. Topi bisa dipakai oleh pria dan wanita. Aksesoris yang satu ini pun perlahan-lahan sudah berubah menjadi salah satu kebutuhan agar penampilan semakin keren saja.

Ada beberapa topi yang berfungsi bukan hanya untuk menunjang penampilan, namun digunakan sebagai cara untuk menunjukkan status. Ya, topi-topi tertentu memang bisa digunakan untuk menunjukkan tingkat, pangkat, status kebangsaan, dan lain-lain. Ada juga topi yang digunakan untuk melindungi kepala seperti topi keselamatan yang digunakan oleh para pekerja bangunan.

Jenis Topi Yang Tersedia Di Pabrik Topi

Dengan banyaknya pabrik topi yang beroperasi, tentu saja mereka sudah memproduksi berjuta-juta topi. Lalu apa saja jenis topi yang bisa Anda temukan di pabrik ini?

  1. Homburg

Mungkin nama ini akan terasa asing karena memang sangat jarang digunakan di Indonesia. Namun jenis topi yang satu ini sering digunakan di negara Barat agar penggunanya bisa mendapatkan tampilan bisnis yang formal. Biasanya topi homburg terbuat dari jerami ataupun bulu binatang. Topi yang satu ini mempunyai tempelan atau hiasan seperti lipatan pita atau bulu-bulu pada bagian kiri homburg.

  1. Fedora

Topi yang satu ini pasti sudah familiar bagi Anda. Topi fedora sangat terkenal mulai dari tahun 1920 sampai 1950. Pada saat itu gangster dan preman adalah golongan orang yang sering menggunakan fedora. Bahkan pada saat itu pula fedora merupakan simbol dari pemberontak. Pada masa JFK, banyak sekali pria Amerika yang menggunakan topi fedora.

  1. Trilby

Jika topi fedora mempunyai tepi yang datar dan lebar, maka topi trilby adalah topi dengan tepi yang miring dan juga pendek. Topi ini sangat populer pada tahun 1960an karena pada saat itu produksi mobil yang dibuat mempunyai atap mobil yang pendek sehingga orang-orang tidak bisa menggunakan topi yang tinggi di dalam mobil.

Meskipun ketiga topi ini jarang digunakan di Indonesia, namun pabrik topi selalu siap untuk memproduksi ketiga topi ini.

Related posts: